Rabu, 06 April 2011

Summary Tips for Increase Your TOEFL Score

During the TOEFL, you will be heavily tested on your ability to summarize reading and listening passages. For example, the listening and reading sections will ask you main idea and detail questions. The speaking section will require you to orally summarize the gist and details of listening and reading passages. Finally, the writing section will stipulate that you write accurate summaries of reading and listening passages. Before you take the TOEFL, ask yourself questions:

“What Is a Summary?”

Summarizing presents only the main ideas of TOEFL listening and reading passages, without the details and examples. It is made up of words supplied by the writer.

“What Is the Purpose of a Summary?”

Summary allows you to condense large amounts of writing from a source into your own speech or writing.

Summaries should provide balanced coverage of a source and should avoid any hint of agreement or disagreement.

“How a Summary Should be Done?”

Notice the title (these often state the main idea)

Read the essay once, quickly, for meaning and to identify confusing words.

Read the essay again, understanding key ideas and writing down notes and questions in the margins.

Identify the author’s thesis or main point. Identify the points the author offers in support of the main point. Be careful to distinguish between the most and least important points; your summary should include only the most important ones.

To help you understand what the author thinks is important, notice which ideas get the most coverage. Which are explained most fully? Read with special care the topic sentence of each paragraph and the first and last paragraphs of the work.

Remember that some ideas may be implied, not directly written

“What Should a Summary Include?”

- The author, title, and source of the original

- The main idea or thesis of the original in your own words

- The most important supporting ideas or points of the original in your own words

“What Should a Summary Not Include?”

- Specific facts or statistics

- Specific details, examples

- Your opinion of the text

Selasa, 05 April 2011

Verb as Complement

1. The teacher decided to accept the paper.

2. They appreciate having this information.

3. His father doesn’t approve of his going to Europe.

4. We found it very difficult to reach a decision.

5. Donna is interrested in opening a bar.

6. George has intention of leaving the city now.

7. We are cager to return to school in the fall.

8. You would be better off buying the car.

9. She refused to accept the gift.

10. Mary regrets being teh one to have to tell him.

11. George pretended to be sick yesterday.

12. Carles hopes to finish his thesis this year.

13. They agreed to leave early.

14. Helen was Anxious to tell her family about her promotion.

15. We are not ready to stop this reearch at this time.

16. Henry shouldn’t risk driving so fast.

17. We demands to know what is going on.

18. She is looking forwaard to returning to her country.

19. There is no excuse for leaving the room in this condition.

20. Gerald returned to his home after leaving the game.

Jumat, 25 Maret 2011

Verb Agreement

1. Neither Bill nor Marry is going to the play tonight.

2. Anything is better than going to another movie tonight.

3. Skating are becoming more popular every day.

4. A number of reporters was at the conference yesterday.

5. Everybody who has a fever must go home immediately.

6. Your glasses were on the bureau last night.

7. There were some poeple at the meeting last night.

8. The committe has already reached a decision.

9. A pair of jeans were in the washing machine in this morning.

10. Each student has answered the first three question.

11. Either John or his wife makes breakfast each morning.

12. After she had perused the material, the secretary decided that everything was in order.

13. The crowd at the basketball game was wild with excitement.

14. A pack of wild dogs have frightened all the ducks away.

15. The jury is trying to reach a decision.

16. The army has eliminated this section of the training tet.

17. The number of students who have withdrawn from class this quarter are appaling.

18. There have been too many interruptions in this class.

19. Every elementary school teacher has to take this examination.

20. Neither Jill nor her parents have seen this movie before.

Rabu, 16 Maret 2011

MITOS-MITOS TENTANG KESEHATAN GIGI

1. MITOS : Makan banyak coklat membawa kepada kerusakan gigi.

>>FAKTA : Tidak, tetapi jika Anda tidak menyikat gigi Anda atau setidaknya berkumur mulut Anda setiap kali setelah makan cokelat, Anda berisiko lebih tinggi untuk mendapatkan kerusakan gigi.


2. MITOS : Menggunakan permen karet tanpa gula dengan xylitol setelah makan dapat menggantikan menyikat dan memiliki efek yang sama.

>>FAKTA : Tidak juga, tapi jika Anda tidak dapat sikat gigi setiap habis makan, Anda dapat menggunakan permen karet tanpa gula untuk membersihkan gigi dan menyegarkan nafas Anda. Jangan mengunyah selama lebih dari 10 menit.


3. MITOS : kesehatan gigi yang baik dapat diwariskan.

>>FAKTA : Faktor tersebut sebagai warisan memainkan peran kecil untuk kesehatan gigi yang baik orang. Aturan utama adalah untuk menjaga kebersihan mulut yang tepat.


4. MITOS : Menggunakan tusuk gigi setelah makan dapat memperlebar kesenjangan antara gigi.

>>FAKTA : Menggunakan tusuk gigi biasa tidak bisa memiliki efek seperti itu, tapi Anda harus sangat berhati-hati ketika menggunakan tusuk gigi karena mereka dapat merusak gusi dan jaringan lunak lainnya di mulut Anda.


5. MITOS : Teeth whitening berbahaya karena dapat merusak enamel.

>>FAKTA : Modern metode pemutihan gigi, termasuk gigi laser whitening atau teknik Air Flow, memiliki efek berbahaya minimal. Namun demikian, kita harus ingat bahwa pemutihan gigi tidak dapat direkomendasikan bagi banyak orang, terutama bagi mereka yang memiliki gigi sensitif, enamel bermasalah, jaringan gigi terbelakang, serta untuk ibu hamil dan menyusui.


6. MITOS : Hal ini tidak berbahaya untuk memutihkan gigi Anda dengan natrium bikarbonat biasa.

>>FAKTA : Hal ini, sebenarnya, sangat berbahaya, karena natrium bikarbonat kita gunakan untuk memanggang memiliki efek abrasif yang sangat kuat. Jika Anda ingin memutihkan gigi Anda dengan cara yang mudah, gunakan pasta gigi pemutih khusus dengan bikarbonat. pasta gigi tersebut mengandung partikel yang lebih kecil dari bikarbonat dan mereka tidak gigi kerusakan yang banyak.


7. MITOS : Obat kumur dapat menghilangkan bau mulut.

>>FAKTA : Menurut suatu penelitian yang menguji keefektifan obat kumur yang mengandung essential oil, jumlah bakteri berkurang secara bermakna 12 jam setelah penggunaan. Namun obat kumur hanya efektif dalam jangka waktu yang pendek. Malahan, pemilihan obat kumur harus dilakukan secara hati-hati, karena obat kumur berbahan dasar alkohol justru dapat memperberat bau mulut bila digunakan secara berlebihan, karena kandungan alkohol dapat membuat mulut menjadi kering. Untuk menghilangkan, atau setidaknya mengurangi bau mulut, pembersihan gigi tidak difokuskan ke permukaan gigi saja melainkan ke seluruh permukaan yang ada di dalam rongga mulut. Terutama jaringan lunak seperti lidah dan gusi.


8. MITOS : Bila gigi anak berlubang tidak perlu ditambal karena nanti juga akan digantikan oleh gigi tetap/permanen.

>>FAKTA : Gigi anak yang berlubang tetap harus ditambal, karena gigi yang berlubang dan tidak dirawat dapat menyebabkan infeksi menjalar ke jaringan pendukung gigi. Hal ini akan mempengaruhi gigi permanennya yang sedang dalam tahap tumbuh kembang. Selain itu adanya karies pada gigi anak dapat menyebabkan anak berkurang nafsu makan dan cenderung rewel.


9. MITOS : Sariawan disebabkan oleh kekurangan vitamin C.

>>FAKTA : Sariawan dalam dunia medis disebut dengan aphtous stomatitis. Penyebab dari penyakit ini belum diketahui secara pasti, namun ada banyak faktor yang diyakini berkaitan dalam memicu terjadinya sariawan. Di antaranya adalah alergi makanan, menurunnya sistem imun (kekebalan tubuh), stress, trauma pada jaringan lunak dalam rongga mulut (seperti tergigit yang berulang-ulang), kurang nutrisi, atau disebabkan karena obat-obatan tertentu. Bila sariawan terjadi berulang-ulang dan hilang timbul, maka disebut recurrent aphtous stomatitis (RAS).


10. MITOS : Sakit gigi dapat disembuhkan cukup dengan minum obat penghilang rasa sakit (analgesik).

>>FAKTA : Obat “pain killer” hanya membantu untuk menghilangkan rasa sakit sementara, namun infeksi bakteri pada gigi tetap ada dan suatu waktu rasa sakit akan timbul lagi. Maka jika terjadi karies, gigi tersebut harus dirawat. Bila karies belum mencapai jaringan syaraf, gigi masih bisa ditambal. Namun bila jaringan syaraf sudah terekspos, maka gigi sudah tidak bisa langsung ditambal tapi harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dulu.Tetapi ada juga nyeri gigi yang tidak disebabkan karena infeksi karena rteaksi inflamsi. Gangguan seperti ini mungkin bisa dikurangi dengan pereda nyeri.


11. MITOS : Anak yang punya kebiasaan menghisap jari, giginya bisa maju/tonggos

>>FAKTA : Banyak penelitian yang mengungkapkan bahwa kebiasaan thumb sucking pada anak dapat menyebabkan gigi depannya tonggos, tapi bergantung pada beberapa hal. Misalnya, sampai berapa lama anak tersebut terbiasa menghisap jari. Seberapa sering ia menghisap jari dalam sehari dan besarnya tekanan hisap si anak juga dapat mempengaruhi derajat keparahan. Kebiasaan menghisap jari yang bertahan antara 36 dan 48 bulan dapat meningkatkan resiko majunya gigi depan secara signifikan.


12. MITOS : Sakit gigi dapat disembuhkan cukup dengan minum obat penghilang rasa sakit (analgesik).

>>FAKTA : Obat “pain killer” hanya membantu untuk menghilangkan rasa sakit sementara, namun infeksi bakteri pada gigi tetap ada dan suatu waktu rasa sakit akan timbul lagi. Maka jika terjadi karies, gigi tersebut harus dirawat. Bila karies belum mencapai jaringan syaraf, gigi masih bisa ditambal. Namun bila jaringan syaraf sudah terekspos, maka gigi sudah tidak bisa langsung ditambal tapi harus dilakukan perawatan saluran akar terlebih dulu.Tetapi ada juga nyeri gigi yang tidak disebabkan karena infeksi karena rteaksi inflamsi. Gangguan seperti ini mungkin bisa dikurangi dengan pereda nyeri.